Showing posts with label tugas kuliah. Show all posts
Showing posts with label tugas kuliah. Show all posts

Wednesday, March 13, 2013

FUNGSI ZAT GIZI BAGI KESEHATAN TUBUH



I.          PENDAHULUAN


1.1    Latar Belakang
Kata “gizi” berasal dari bahasa Arab ghidza, yang berarti “makanan”. Zat Gizi (Nutrients) adalah ikatan kimia yang diperlukan tubuh untuk melakukan fungsinya, yaitu menghasilkan energi, membangun dan memelihara jaringan serta mengatur proses-proses kehidupan. Zat gizi dapat diperoleh dari makanan yang kita makan sehari – hari.

Makanan sehari – hari yang dipilih akan memberikan semua zat gizi yang dibutuhkan untuk fungsi normal tubuh. Sebaliknya bila makanan tidak dipilih dengan baik, tubuh akan mengalami kekurangan zat – zat gizi esensial tertentu. Zat – zat gizi memiliki fungsi bagi kesehatan diantaranya sebagai pemberi energi, pertumbuhan dan pemeliharaan jaringan tubuh, mengatur proses tubuh dan lain – lain. Mengingat pentingnya  zat gizi maka dalam makalah ini akan dibahas fungsi zat gizi bagi kesehatan tubuh.

1.2    Tujuan
Adapun tujuan dari pembuatan makalah ini adalah agar mahasiswa dapat :
a)    Mengetahui fungsi gizi bagi kesehatan tubuh
b)   Mengetahui akibat gangguan gizi terhadap fungsi tubuh
c)    Mengetahui fungsi macam-macam zat gizi

Saturday, March 9, 2013

Pertumbuhan dan Perkembangan pada Tumbuhan


Pertumbuhan dan Perkembangan pada Tumbuhan

Tumbuhan merupakan salah satu organisme hidup yang memiliki ciri-ciri, antara lain tumbuh dan berkembangbiak. Tumbuhan berbiji (monokotil dan dikotil) memiliki alat perkembangbiakan berupa biji. Mari cermati.
1. Struktur Biji
Biji adalah alat reproduksi, penyebaran, dan kelangsungan hidup suatu tumbuhan. Selain itu, bagi tumbuhan berbiji, biji merupakan awal dari kehidupan tumbuhan baru di luar induknya. Jika biji tanaman dikotil seperti kacangkacangan, kamu belah menjadi dua, kamu akan mendapatkan struktur biji yang terdiri atas plumula, hipokotil, radikula, kotiledon dan embrio.
Sedangkan, struktur biji tanaman monokotil, misalnya jagung terdiri atas koleoptil, plumula, radikula, koleoriza, skutelum dan endosperma.
Bagian-bagian biji tersebut mempunyai fungsi masingmasing untuk pertumbuhan tanaman. Pada biji tanaman dikotil maupun monokotil, plumula merupakan poros embrio yang tumbuh ke atas yang selanjutnya akan tumbuh menjadi daun pertama, sedangkan radikula adalah poros embrio yang tumbuh ke bawah dan akan menjadi akar primer. Pada tanaman monokotil, misalnya jagung, kotiledon mengalami modifikasi menjadi skutelum dan koleoptil. Skutelum berfungsi sebagai alat penyerap makanan yang terdapat di dalam endosperma, sedangkan koleoptil berfungsi melindungi plumula. Selain itu, pada jagung juga terdapat koleoriza yang berfungsi melindungi radikula.
2. Perkecambahan
Perkecambahan adalah peristiwa tumbuhnya embrio di dalam biji menjadi tanaman baru. Biji akan berkecambah jika berada dalam lingkungan yang sesuai. Proses perkecambahan ini memerlukan suhu yang cocok, banyaknya air yang memadai, persediaan oksigen yang cukup, kelembapan, dan cahaya. Struktur biji yang berbeda antara tumbuhan monokotil dan dikotil akan menghasilkan struktur kecambah yang berbeda pula. Pada tumbuhan monokotil, struktur kecambah meliputi radikula, akar primer, plumula, koleoptil, dan daun pertama. Sedangkan, pada kecambah tumbuhan dikotil terdiri atas akar primer, hipokotil, kotiledon, epikotil, dan daun pertama.
Berdasarkan letak kotiledonnya, perkecambahan dapat dibedakan menjadi dua, yaitu epigeal dan hipogeal.

Jaringan Pada Hewan


Jaringan Pada Hewan – ada tubuh hewan tungkat tinggi (Vertebrata) terdapat berbagai macam jaringan yang dapat dikelompokkan menjadi jaringan merismatik, jaringan epithelium, jaringan ikat, jaringan otot, dan jaringan saraf.
a. Jaringan Meristematik
Jaringan meristematik adalah jaringan yang sel-selnya selalu membelah. Jaringan ini terdapat pada fase embrio. Pada tubuh manusia dan hewan vertebrata, jaringan meristematik terdapat hanya pada bagian tertentu. Misalnya, pada ujung tulang pipa yang masih muda dan pada sumsum tulang belakang yang membentuk sel-sel darah.

b. Jaringan Epitel atau Jaringan Kulit
Jaringan epitel merupakan jaringan yang menutupi jaringan lain. Jaringan ini meliputi epitel sederhana dan epitel berlapis. Jaringan epitel sederhana hanya terdiri dari satu lapis sel. Contohnya adalah jaringan epitel pipa sebelah dalam. Jaringan epitel berlapis terdiri atas beberapa lapis sel. Contohnya epitel usus dan saluran pernafasan. Jaringan epitel ada yang bersilia, misalnya pada saluran pernafasan. Silia tersebut berguna untuk menerima rangsangan dari luar, misalnya jika ada debu kita akan bersin. Epitel yang berada di luar tubuh biasanya disebut epidermis (epi = tepi, dan derm = kulit) misalnya pada kulit. Sebaiknya, epitel yang menutupi bagian dalam organ tubuh disebut endodermis.

Polusi Udara dan Implikasinya terhadap Kesehatan


Polusi Udara dan Implikasinya terhadap Kesehatan 

Menurut World Bank, 70 persen sumber pencemar berasal dari emisi gas buang kendaraan bermotor. Dengan pertumbuhan jumlah kendaraan bermotor yang tinggi menyebabkan pencemaran udara di Indonesia menjadi sangat serius. Saat ini terdapat lebih dari 20 juta unit kendaraan bermotor di Indonesia. Dari jumlah tersebut, sekitar 4 juta unit diantaranya berseliweran di jalanan Jakarta.

Kajian JICA (Japan International Cooperation Agency) tahun 1996 menyebutkan bahwa penyumbang zat-zat pencemar terbesar di Jakarta adalah kendaraan pribadi. Zat-zat pencemar tersebut diantaranya karbon monoksida (CO) sebesar 58 persen, nitrogen oksida (Nox) 54 persen, hidrokarbon 88,8 persen, dan timbel (Pb) 90 persen. Zat pencemar lain adalah sulfur oksida (Sox) yang banyak disumbangkan oleh kendaraan bus, truk, dan kendaraan berbahan bakar solar lainnya, sekitar 35 persen.

Sekjen Sustran Network for Asia and the Pacific (Jaringan Kegiatan Transportasi Berkelanjutan untuk Asia dan Pasifik) Bambang Susantono mengatakan gaya hidup masyarakat perkotaan dan perilaku ugal-ugalan dalam berkendaraan ikut mempengaruhi tingginya tingkat pencemaran udara di Jakarta. Gaya hidup boros itu terlihat dari kebiasaan menggunakan satu mobil untuk tiap anggota keluarga. Hal itu menyebabkan pemborosan pemakaian BBM, dan akhirnya berdampak pada pencemaran udara.

Kondisi demikian diperparah tidak seimbangnya antara pertumbuhan jumlah kendaraan bermotor dengan pertambahan jalan raya. Pertumbuhan jumlah kendaraan bermotor di kota-kota besar Indonesia berkisar antara 8-12 persen per tahun, sedang pertambahan jalan raya hanya 3-5 persen saja. Keadaan ini mengakibatkan kemacetan di jalan-jalan yang akhirnya polusi udara juga meningkat, apalagi emisi gas buang kendaraan bermotor yang langsam dan merayap (macet) berbeda 12 kalinya dibanding saat kendaraan berjalan normal atau lancar.

Ekosistem Dalam Ekologi


·           Ekosistem Dalam Ekologi
Suatu ekosistem terdiri dari semua organisme yang hidup dalam suatu komunitas dan semua factor-faktor abiotik yang berinteraksi dengan organisme tersebut.
 Odum(1994) mendefinisikan ekologi sebagai pengkajian hubungan antar organisme-organisme atau kelompok- kelompok organisme terhadap lingkungannya, atau ilmu hubungan timbal balik antara organisme –organisme hidup dengan lingkungannya.
Ekosistem menunjukkkan suatu keadaan dari system ekologi pada waktu dan tempat tertentu termasuk kerapatan atau kepadatan, biomas, penyebaran potensi unsure hara, energy, faktor-faktor fisik dan kimia yang mencirikan keadaan system tersebut. Dan merupakan tingkat tertinggi dari pengorganisasian biologi, maka semua konsep ekologi dapat ditata dalam kerangka ekosistem.

·           Ekosistem Dalam Biodiversitas
biodiversitas memiliki fungsi secara biofisik dan secara ekologi memiliki nilai ekonomis yang tinggi dan memberikan dukungan terhadap kehidupan dan kesejahteraan manusia, apabila terjadi erosi biodiversitas  maka akan menyebabkan hilangnya keanekaragaman sehingga dapat merusak keseimbangan alam dan mengggangu keutuhan ekonomi. Contoh : dengan berkurangnya harimau, meledakklah hama babi, dengan dibunuhnya ular maka meledaklah hama tikus. Hal tersebut dapat mengancam kelangsungan hidup manusia sendiri karena dasar kehidupan manusia bertumpu pada ekosistem yang beranekaragam. 

Judul Proposal


PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA AUDIO VISUAL
TERHADAP PENINGKATAN AKTIVITAS BELAJAR
DAN PENGUASAAN KONSEP OLEH SISWA PADA
MATERI PENCEMARAN LINGKUNGAN
(Studi Experimen Pada Siswa Kelas X
Semester GenapSMAN 1 Seputih
Mataram 2012/2013)






(Proposal)



Oleh
MADE PUJA SATYAWAN







FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS LAMPUNG
BANDAR LAMPUNG
2013

Sunday, June 17, 2012

Variabel Penelitian


Variabel adalah obyek pengamatan, fenomena atau gejala yang diteliti. Dalam penelitian pendidikan, unit yang banyak digunakan adalah manusia. Contoh variable yang dapat diobservasi dari unit manusia adalah umur, tinggi badan, kemampuan membaca, jenis kelamin, indeks prestasi, IQ, dan lain sebagainya.  Variabel-variabel itu mempunyai karakteristik yang bervariasi dari unit-unit yang diamati.
Jenis-jenis penelitian :
a.   Berdadasarkan proses pengukurannya
1.      Variabel deskriptif
Objeknya berupa perilaku yang dapat diamati atau diukur secara langsung.
2.      Variabel inferensial
Objeknya dapat diukur secara tidak langsung melalui perilaku yang dianggap dapat mencerminkan karakteristik tersebut.
3.      Variabel evaluatif
Objeknya tidak dapat diamati langsung, tapi disertai penilaian.

Desain Penelitian Kuantitatif




Perencanaan desain yang baik akan meningkatkan kualitas hasil penelitian kuantitatif. Dengan kualitas yang meyakinkan, penjelasan tentang hasil penelitian hanya dapat dihubungkan dengan yang ada dalam penelitian. Hal ini dapat dicapai bila peneliti mampu mengontrol faktor-faktor lain yang mungkin dapat mempengaruhi atau mempunyai kontribusi untuk menjelaskan hasil-hasilnya. (Margono, 1996)
Pada dasarnya, desain dalam penelitian kuantitatif meliputi penentuan pemilihan subjek dari mana informasi atau data akan diperoleh, teknik yang digunakan dalam pengumpulan data, prosedur yang ditempuh untuk pengumpulan, serta perlakuan yang akan diselenggarakan (khusus untuk penelitian eksperimental).
Konsep yang sangat penting dan terkait dengan masalah desain adalah validitas yaitu seberapa jauh penjelasan ilmiah tentang suatu fenomena sesuai dengan kenyataan. Validitas dapat dibedakan menjadi dua : internal dan eksternal. Validitas internal mengacu pada seberapa jauh apa yang diamati, diukur, dan dianalisis sesuai dengan kenyataan. Validitas eksternal mengacu pada kemampuan generalisasi hasil atau dengan kata lain, seberapa jauh hasil serta kesimpulan dapat diterapkan memahami populasi serta setting yang lebih luas.

Jenis-jenis Desain Kuantitatif

Berdasarkan desainnya, penelitian kuantitatif dapat diklasifiasikan menjadi tiga jenis : deskriptif, eksperimental, dan ex post facto. Masing-masing desain tersebut cocok untuk jenis pertanyaan penelitian atau masalah tertentu, tetapi tidak untuk yang lain.

1. desain deskriptif
Jenis desain penelitian deskriptif dimaksudkan untuk mendapatkan deskripsi tentang suatu kenyataan atau menguji hubungan antara kenyataan yang telah ada atau telah terjadi pada subjek. Dalam desain ini, peneliti tidak melakukan manipulasi perlakuan atau penempatan subjek.

Wednesday, March 28, 2012

struktur umum tumbuhan berbiji

Anatomi tumbuhan merupakan suatu cabang ilmu biologi yang mempelajari tentang struktur dan fungsi sejumlah organ dan jaringan tumbuhan serta hubungannya, dan perkembangan struktur organ dan jaringan tersebut.
Anatomi tumbuhan biasanya dibagi menjadi tiga bagian berdasarkan hierarki dalam kehidupan:
  • Organologi, mempelajari struktur dan fungsi organ berdasarkan jaringan-jaringan penyusunnya;
  • histologi, mempelajari struktur dan fungsi berbagai jaringan berdasarkan bentuk dan peran sel penyusunnya;
  • sitologi, mempelajari struktur dan fungsi sel serta organel-organel di dalamnya, proses kehidupan dalam sel, serta hubungan antara satu sel dengan sel yang lainnya. Sitologi dikenal juga sebagai biologi sel.
Fungsi anatomi tumbuhan yaitu untuk mengetahui semua proses fisiologi yang berlangsung dalam tumbuhan dan hubungan filogenetik diantara berbagai golongan tumbuhan.

Tuesday, December 20, 2011

Instrumen Evaluasi





Untuk lebih jelasnya tentang Instrumen Evaluasi, bisa di Download disini

Thursday, December 15, 2011

Perubahan Biologis


EVOLUSI

Evolusi (dalam kajian biologi) berarti perubahan pada sifat-sifat terwariskan suatu populasi organisme dari satu generasi ke generasi berikutnya. Perubahan-perubahan ini disebabkan oleh kombinasi tiga proses utama: variasi, reproduksi, dan seleksi. Sifat-sifat yang menjadi dasar evolusi ini dibawa oleh gen yang diwariskan kepada keturunan suatu makhluk hidup dan menjadi bervariasi dalam suatu populasi. Ketika organisme bereproduksi, keturunannya akan mempunyai sifat-sifat yang baru. Sifat baru dapat diperoleh dari perubahan gen akibat mutasi ataupun transfer gen antar populasi dan antar spesies.

 Pada spesies yang bereproduksi secara seksual, kombinasi gen yang baru juga dihasilkan oleh rekombinasi genetika, yang dapat meningkatkan variasi antara organisme. Evolusi terjadi ketika perbedaan-perbedaan terwariskan ini menjadi lebih umum atau langka dalam suatu populasi.
Evolusi didorong oleh dua mekanisme utama, yaitu seleksi alam dan hanyutan genetik. Seleksi alam merupakan sebuah proses yang menyebabkan sifat terwaris yang berguna untuk keberlangsungan hidup dan reproduksi organisme menjadi lebih umum dalam suatu populasi - dan sebaliknya, sifat yang merugikan menjadi lebih berkurang. Hal ini terjadi karena individu dengan sifat-sifat yang menguntungkan lebih berpeluang besar bereproduksi, sehingga lebih banyak individu pada generasi selanjutnya yang mewarisi sifat-sifat yang menguntungkan ini. Setelah beberapa generasi, adaptasi terjadi melalui kombinasi perubahan kecil sifat yang terjadi secara terus menerus dan acak ini dengan seleksi alam.

Monday, December 12, 2011

Energi Metabolisme dan Termoregulasi



Metabolisme merupakan modifikasi senyawa kimia secara biokimia di dalam organisme dan sel. Metabolisme mencakup sintesis (anabolisme) dan penguraian (katabolisme) molekul organik kompleks. Metabolisme biasanya terdiri atas tahapan-tahapan yang melibatkan enzim, yang dikenal pula sebagai jalur metabolisme. Metabolism total merupakan semua proses biokimia di dalam organisme. Metabolisme sel mencakup semua proses kimia di dalam sel. Tanpa metabolisme, makhluk hidup tidak dapat bertahan hidup.
Produk metabolisme disebut metabolit. Cabang biologi yang mempelajari komposisi metabolit secara keseluruhan pada suatu tahap perkembangan atau pada suatu bagian tubuh dinamakan metabolomika.
Termoregulasi adalah suatu mekanisme makhluk hidup untuk mempertahankan suhu internal agar berada di dalam kisaran yang dapat ditolelir. Binatang dapat memperoleh panas  melalui proses metabolism. Binatang juga dapat kehilangan suatu panas dalam tubuhnya melalui beberapa peristiwa, misalnya adalah Konduksi, Konveksi, Radiasi, atau Evaporasi (penguapan air).




Untuk lebih jelasnya silahkan Download Contoh Laporan Praktikumnya Disini

Energi Metabolisme


Energi kita perlukan untuk melakukan kerja. Dengan kata lain tanpa energi kita tidak dapat melakukan kerja. Berjalan kaki dan menimba air adalah contoh kerja. Membangun dan memelihara rumah adalah juga kerja. Waktu anak bertumbuh tersusunlah materi menjadi tubuh anak, sehingga tubuh itu menjadi besar. Selama hidup kita, ada bagian tubuh yang luka dan sel yang mati. Tubuh yang luka harus disembuhkan dan sel yang mati diganti dengan sel yang baru. Penyembuhan luka dan penggantian sel merupakan pemeliharaan tubuh yang harus dilakukan secara terus menerus. Pertumbuhan dan pemeliharaan tubuh juga harus dilakukan secara terus menerus. Pertumbuhan dan pemeliharaan tubuh itu juga merupakan kerja. Karena itu untuk dapat hidup kita harus mendapatkan energi secara terus menerus.

Metabolisme adalah semua reaksi kimia yang terjadi di dalam tubuh makhluk hidup, terdiri atas anabolisme dan katabolisme. Anabolisme adalah proses sintesis senyawa kimia kecil menjadi molekul yang lebih besar, misalnya asam amino menjadi protein. Laju metabolisme dipengaruhi oleh faktor biotik seperti suhu, salinitas, oksigen, karbondioksida, amoniak, pH, fotoperiode, musim dan tekanan; dan abiotik seperti aktivitas, berat, kelamin, umur, scooling, stress, puasa dan ratio makan. 



Untuk lebih jelasnya,. Silahkan Download Disini

Saturday, December 10, 2011

Menentukan Kalori Langsung dan Tidak Langsung


Pengertian Kalorimeter
      Kalorimeter adalah pengukuran jumlah panas yang dikeluarkan. Nilai energy bahan makanan dan pengeluaran energy sehari seseorang diukur dengan cara kalorimetri dan diucapkan dengan kilokalori. Satuan energy dinyatakan dalam unit panas atau kilokalori. (kkal). Satu kilokalori adalah jumlah panas yang diperlukan untuk menaikkan suhu 1 kg air sebanyak 1oC , sering juga digunakan istilah kalori. Satu kalori adalah 0,001 kkal. Istilah kilokalori sering digunakan untuk menyatakan jumlah kilokalori tertentu, sedangkan istilah kalori digunakan untuk menyatakan energy secara umum. Di eropa dan Canada ada kecenderungan untuk menggunakan unit kilojoule (Kj). Satu kilojoule adalah energy yang diperlukan untuk menggeser suatu benda dengan berat 1kg sejauh 1 meter dengan 1 newton (unit kekuatan)
     1kkal = 4,1 Kj.


    Metode asli yang digunakan untuk menentukan jumlah kalori dalam makanan yang diberikan secara langsung untuk mengukur energi makanan yang terbentuk. Makanan ditempatkan dalam sebuah wadah tertutup dikelilingi oleh air – sebuah alat yang dikenal sebagai bom kalorimeter. Makanan benar-benar dibakar dan mengakibatkan kenaikan pada suhu air yang akan diukur.

Friday, December 9, 2011

Status Gizi

a. Definisi Status Gizi
Status gizi adalah ekspresi dari keadaan keseimbangan dalam bentuk variabel tertentu atau dapat dikatakan bahwa status gizi merupakan indikator baik-buruknya penyediaan makanan sehari-hari. Adapun definisi lain menurut Suyatno, Ir. Mkes, Status gizi yaitu Keadaan yang diakibatkan oleh status keseimbangan antara jumlah asupan (“intake”) zat gizi dan jumlah yang dibutuhkan (“requirement”) oleh tubuh untuk berbagai fungsi biologis: (pertumbuhan fisik, perkembangan, aktivitas, pemeliharaan kesehatan, dan lainnya). Status gizi yang baik diperlukan untuk mempertahankan derajat kebugaran dan kesehatan, membantu pertumbuhan bagi anak, serta menunjang pembinaan prestasi olahragawan. Status gizi ini menjadi penting karena merupakan salah satu faktor risiko untuk terjadinya kesakitan atau kematian. Status gizi yang baik pada seseorang akan berkontribusi terhadap kesehatannya dan juga terhadap kemampuan dalam proses pemulihan kesehatan. Status gizi juga dibutuhkan untuk mengetahui ada atau tidaknya malnutrisi pada individu maupun masyarakat. Dengan demikian, status gizi dapat dibedakan menjadi gizi kurang, gizi baik, dan gizi lebih.

Thursday, December 8, 2011

Jaringan Epitel


Jaringan Epitel merupakan jaringan yang disusun oleh sel-sel yang letaknya sangat rapat dengan sangat sedikit substansi ekstraseluler.

Power point mengenai jaringan Epitel bisa di Download dengan cara klik Disini

Jaringan Rawan (Kartilago)


Merupakan bentuk khusus jaringan ikat dengan matriks ekstraseluler yang kaku (kenyal)
Terdiri atas: sel (kondrosit) dan matriks esktraseluler (substansi dasar dan serabut)
Sebagian besar kartilago diselimuti lapisan jaringan ikat padat (perikondrium) yang mengandung pembuluh darah dan fibroblas (stem cell kondrosit)
Terdapat 3 jenis kartilago : kartilago hialin, kartilago elastik, dan fibrokartilago, berbeda dalam penampakan dan sifat mekanis karena berbeda kandungan matriks ekstraselulernya




Power Point mengenai Jaringan Rawan  bisa di Download dengan cara klik Disini

Sistem Integumen


Merupakan bagian.terluar yg memperantarai hubungan dlm proses adaptasi secara terus menerus antara proses yang terjadi di dalam organisme dengan kondisi luar.
Terdiri atas kulit dan derivatnya al: rambut; kuku; kelenjar; dan reseptor khusus.

Fungsi sistem integumen antara lain:
(1) Proteksi dari gangguan mekanis, fisik, kemis, dan biologis,
(2) Organ sensoris (eksteroreseptor),
(3) Respirasi (khusus pada amfibia),
(4) Organ ekskresi,
(5) Isolator dan pengatur suhu,
(6) Komunikasi, pertahanan diri (tanduk, taji, cakar, kel.Bisa), dan (7) Sintesis vitamin D



Power Point mengenai Sistem Integumen bisa di Download dengan cara klik Disini

Jaringan Ikat



Jaringan ikat disusun dari 3 komponen:
    - sel
    - serabut : kolagen, retikulin, dan elastik
    - substansi dasar

Matriks ekstraseluler:
    Seraburt dan substansi dasar
    membangun matriks ekstraseluler

    Serabut dan substansi dasar disintesis
    dan disekresi oleh sel-sel jaringan ikat
    (terutama fibroblast



Power Point mengenai Jaringan Ikat bisa di Download dengan cara klikDisini

Sistem Urogenital





Power Point mengenai Sistem Urogenital bisa di Download dengan cara klik Disini